Pages

Kamis, 26 Januari 2012

Na'at ( نعت )


Na’at
Na’at adalah Isim yang menjelaskan makna kata sebelumnya. Na’at dibagi menjadi 2 :
1.      Haqiqi (Merafa’kan Dlomir Mustatir yang kembali kepada man’ut)
Adalah Na’at yang mengikuti Man’utnya dalam 4 hal :
a.      Rafa’, Nashab, Jernya
b.      Mufrod Mustanna Jamaknya
c.       Mudzakkar Mu’annastnya
d.      Ma’rifat Nakirohnya
Contoh :
حَضَرَ تِلْمِيْذٌ مُجْتَهِدٌ
مُجْتَهِدٌ : Rafa’  karena  تِلْمِيْذٌ  Rafa’
مُجْتَهِدٌ : Mufrod karena تِلْمِيْذٌ Mufrod
مُجْتَهِدٌ : Mudzakkar karena تِلْمِيْذٌ Mudzakkar
مُجْتَهِدٌ : Nakiroh karena  تِلْمِيْذٌ Nakiroh

2.      Sababi (Merafa’kan Isim Dlohir yang mengandung dlomir yang kembali kepada man’ut)
1.      Mengikuti Man’utnya dalam dua hal :
a.      Rafa’, Nashab, Jernya
b.      Ma’rifat Nakirohnya
2.      Mengikuti isim yang jatuh sesudahnya dalam satu hal : Mudzakkar dan Muannasnya
3.      Na’at harus tetap Mufrod walaupun Man’utnya Mutsanna atau jamak.
4.      Isim yang jatuh sesudah Na’at wajib Rafa’
Contoh :
تَعَلَّمَ  التَّلامِيْذُ الْمَاهِرُ أبآئُهُمْ
الْمَاهِرُ : Rafa’ karena التَّلامِيْذُ Rafa’
الْمَاهِرُ : Ma’rifat karena التَّلامِيْذُ Ma’rifat
الْمَاهِرُ : Mudzakkar karena أبآئُهُمْ Mudzakkar
الْمَاهِرُ : Tetap Mufrod

Tidak ada komentar:

Posting Komentar